<p><strong>DALUNG (22/05/2026)</strong> – Kegiatan Perayaan Hari Besar Keagamaan telah sukses diselenggarakan pada Rabu (15/4) yang bertempat di Balai Banjar Bhineka Nusa Kangin, Desa Dalung. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kebersamaan dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tokoh Masyarakat Desa Dalung Dr. Drs. I Putu Parwata, M.K., M.M., Sekretaris Desa Dalung I Made Trimayasa, S.E., perwakilan Camat Kuta Utara melalui Kasi Trantib Kecamatan Kuta Utara Ketut Astina, Ketua BPD Dalung Drs. I Nyoman Waga, M.Si., Bendesa Adat Padang Luwih I Ketut Adi Ardana, S.E., Kelian Banjar Dinas Bhineka Nusa Kangin I Wayan Sarma, serta Kelian Banjar Dinas se-Desa Dalung. </p> <p>Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh PKK Banjar Bhineka Nusa Kangin, Karang Taruna, tokoh agama, serta seluruh masyarakat setempat, dengan pengamanan dari Pecalang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperkuat nilai toleransi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.</p> <p>Suasana perayaan semakin semarak dengan adanya pertunjukan menyanyi yang dibawakan oleh perwakilan umat beragama. Lantunan sholawat dari umat Muslim yang diiringi alat musik rebana berpadu harmonis dengan lagu-lagu rohani dari umat Kristiani. Melalui penampilan tersebut, nilai doa, ketulusan, dan kebersamaan tergambar indah dalam satu panggung kebhinekaan.</p> <p>Salah satu warga, Pak Wayan, menyampaikan pandangannya mengenai kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk toleransi antarumat beragama serta menjadi wadah silaturahmi yang baik dan harapannya dapat memperkuat rasa kekeluargaan dan kebersamaan. <strong>“Walaupun berbeda keyakinan, kita tetap bisa berjalan seirama. Perbedaan ini justru menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan menciptakan keharmonisan di masyarakat,”</strong> ujarnya.</p> <p>Hal senada juga disampaikan oleh Pak Lia yang menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata nilai kebhinekaan. Ia merasa kagum dan senang kegiatan ini bisa diselenggarakan dengan baik dan berharap mampu menguatkan semangat kebersamaan yang dimiliki masyarakat. <strong>“Warna-warni Bhinneka Tunggal Ika benar-benar terasa di Banjar Bhineka Nusa Kangin. Perbedaan yang ada justru menyatukan kami dalam kebersamaan yang indah,” </strong>ungkapnya. Melalui kebersamaan yang terjalin, kegiatan ini menjadi simbol kuat bahwa keberagaman dapat dirayakan dengan penuh harmoni, menjadikan masyarakat semakin solid dan saling menghargai satu sama lain.</p> <p> <br /> <strong>(KIMDLG-015).</strong></p>
Harmoni Nada dalam Keberagaman, Panggung Br. Bhinus Kangin Penuh Makna
22 May 2026